5 Contoh Soal Psikotes Dan Kiat Sukses Hadapi Tes Psikotes Saat Melamar Kerja

Artikel ini akan membahas 5 contoh soal psikotes, kiat sukses, dan kunci jawaban menghadapi tes psikotes saat melamar kerja. Dengan membaca artikel ini, Anda diharapkan mendapatkan gambaran mengenai apa yang akan diuji serta mempunyai persiapan yang lebih matang. Tes Psikotes, Are You Ready? Tes psikotes merupakan salah satu tahap yang harus Anda lewati pada saat melamar kerja dan hampir diuji oleh setiap perusahaan. Perusahaan membutuhkan hasil tes psikotes untuk mengetahui karakter dan kepribadian Anda. Perusahaan tentunya ingin mencari kandidat yang sesuai atau sejalan dengan visi dan misi perusahaan. Masing-masing perusahaan mempunyai teknik tes psikotes yang berbeda dan disesuaikan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Kami sangat kagum dengan Anda, karena Anda memiliki semangat untuk mengetahui cara menyelesaikan soal psikotes. Kami yakin Anda tentunya orang yang akan melamar kerja. Semoga Anda dapat diterima kerja di tempat yang Anda inginkan. Sebagai bentuk support, kami ingin membagikan sebuah contoh CV untuk membantu proses wawancara kerja Anda. Untuk penjelasan per bagian CV ini, dapat Anda baca di artikel CV yang Memikat HRD. Silahkan di-download, template CV ini gratis. Setiap perusahaan pasti membutuhkan pekerja yang berbeda dan untuk mengetahuinya, perusahaan tersebut harus menyesuaikan tes psikotes dengan karakter yang ingin dicarinya.

Contoh soal psikotes pertama adalah tes Wartegg. Penemu tes ini, Ehrig Wartegg adalah seorang psikolog asal Jerman. Kemudian yang harus Anda kerjakan adalah menggambar kelanjutan pola yang telah ada, bebas dari kotak mana pun dan harus diberi urutan. Kiat pertama untuk tes Wartegg ini adalah menggambar sesuai dengan urutan agar Anda terlihat lebih teratur. Selanjutnya, karena setiap pola melambangkan hal yang berbeda, Anda harus melanjutkan gambar sesuai dengan pola yang benar, misalnya garis lengkung dengan benda hidup atau garis lurus dengan benda mati. Contoh soal psikotes kedua adalah tes koran. Tes Koran terkadang juga disebut dengan nama Tes Pauli. Anda harus menjumlahkan setiap dua angka (dari angka 1-9) dalam suatu kolom mulai dari kolom ujung kiri atas sampai ujung kolom kanan di kertas dengan ukuran sebesar koran. Untuk lulus tes ini, Anda harus konsisten dalam menjumlahkan angka-angka tersebut, walaupun angkanya sederhana, Anda harus berusaha agar jumlah angka yang Anda proses sama.

Baca Juga: Ingin Melamar Kerja? Contoh soal psikotes ketiga adalah tes logika aritmetika. Tes ini mengukur kemampuan analisis dan pemahaman Anda akan pola dan kecenderungan. Setelah memahami dan menganalisis, Anda diharuskan untuk melakukan prediksi dan mengisi kelanjutan pola tersebut. Pola yang mungkin diuji adalah urutan, pengelompokkan secara urut atau pengelompokkan secara berlompat. Jika Anda ingin lulus tes ini, janganlah terpaku dengan angka awal dan lihatlah angka tersebut secara satu keseluruhan. Selain itu, karena terdapat limit waktu untuk mengerjakan tes ini, sebaiknya Anda jangan terpaku dengan soal yang terlalu rumit dan kerjakan soal yang lebih mudah terlebih dahulu. Contoh soal psikotes keempat adalah Tes EPPS (Edwards Personal Preference Schedule). EPPS adalah tes yang menunjukkan kepribadian Anda, dimana pada tes ini Anda harus memilih salah satu di antara dua pilihan yang paling sesuai dengan diri Anda. Biasanya tes EPPS terdiri dari 225 pertanyaan dan terkadang di antara dua pilihan tersebut tidak ada yang sesuai dengan Anda. Baca Juga: Apakah IPK Penting Dalam Pencarian Kerja?

Kuncinya Anda harus jujur ketika menjawab karena pertanyaan akan selalu diulang dan konsistensi penting untuk menunjukkan kepribadian Anda yang sebenarnya. Contoh soal psikotes kelima adalah tes analog verbal. Tes ini diuji untuk mengukur kemampuan logika Anda terhadap sebuah permasalahan. Biasanya tes analog verbal terdiri dari 40 soal seputar verbal, seperti antonim (lawan kata), sinonim (persamaan kata) atau analog suatu kata. Untuk dapat menyelesaikan tes dengan baik, Anda harus konsentrasi dan mencoba menghafal soal dan jawaban karena terdapat beberapa persamaan soal. Kami ingin mengucapkan selamat, karena sampai titik sini Anda sudah tahu 5 contoh soal psikotes dan bagaimana cara menghadapinya. Kami yakin teman-teman dekat dan saudara Anda masih ada yang kesulitan dan gagal di tes psikotes. Anda tentunya akan menjadi penolong dan pembawa berkat jika Anda membagikan artikel ini kepada mereka. Silakan share melalui Facebook, Whastapp Group, Telegram atau Line. Sebagai tambahan, kami juga ingin membagikan sebuah Aplikasi yang dapat membantu Anda mengelola dan merencanakan keuangan.

100 Contoh Soal Psikotes dan Jawabannya (Lengkap)

https://titikdua.net › Edukasi

16 Sep 2019 –

Silakan coba dan buktikan! Walaupun menegangkan dan tergolong mudah mudah sulit, tes psikotes sebenarnya harus dianggap sebagai tahap saat melamar kerja. Ketika Anda sudah dipanggil ikut tes psikotes, maka Anda sudah satu langkah lebih dekat dengan pekerjaan yang Anda dambakan tersebut. Baca Juga: Ingin Sukses? Percaya diri dan optimis ketika mengerjakannya sehingga Anda mempunyai mental yang lebih positif sehingga memudahkan Anda menyelesaikan tes tersebut. Fokuslah ketika Anda mengerjakan tes psikotes dan berikan konsentrasi penuh ketika Anda mengerjakannya. Ketelitian dan ketenangan diri dapat sangat membantu pengerjaan soal tes psikotes. Kerja keras dan usaha Anda harus diiringi dengan doa dan menyerahkan segala keputusan akhir pada tangan Tuhan Yang Maha Esa. Jika Anda pernah gagal dalam melewati tes psikotes, jangan langsung menyerah. Mencoba dan belajar dari pengalaman adalah sikap yang benar ketika menghadapi kegagalan tes psikotes. Apakah Anda pernah menjalani tes psikotes? Persiapan apa saja yang Anda lakukan dalam menghadapi tes tersebut? Berikan komentar Anda pada kolom di bawah ini. Futuready Team. 14 Agustus 2016. Tips Mengerjakan Tes Psikotes dan Kiat-Kiatnya. Admin. 9 Februari 2015. Manfaat dan Fungsi Tes Psikotes. Nadira Aliya. 30 Januari 2017. Lulus Psikotes Kerja: 4 Macam Psikotes dan Kiat Mengerjakannya.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *