5 Macam Psikotes Dan Apa Yang Dinilai

Psikotes terkadang menjadi momok di antara para pelamar kerja. Ketika resume Anda sudah lolos seleksi, segala keterampilan yang dibutuhkan sudah dikuasai, tetapi kalau kepribadian dan cara kerja tidak cocok, maka Anda akan berhenti sampai di sini. Tak ada formula khusus untuk menaklukkan psikotes. Sebab, psikotes bukanlah ujian yang bisa dipelajari dengan latihan soal. Kunci sukses psikotes adalah menjadi diri sendiri. Kalau mencoba mencari jawaban di luar diri, memelajari kisi-kisi, menghapal kunci jawaban atau bahkan mencontek peserta lain, Anda akan gagal. Sebab, kepribadian asli Anda akan terkuak saat sesi wawancara dengan psikolog. Anda akan menunjukkan inkosistensi antara tulisan di atas kertas dengan jawaban yang keluar dari mulut Anda. Maka, pastikan setiap jawaban yang Anda berikan adalah murni dari dalam diri. Anda tidak perlu takut salah. Tes IQ hadir dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan angka dan bahasa. Soal-soal hitungan biasanya matematika sederhana, aritmetika dasar dan urutan angka. Ujian matematika yang terbilang mudah ini akan menunjukkan kemampuan Anda dalam mengunakan angka, menggambarkan kemajuan hasil kerja dalam laporan berbentuk grafik dan angka.

Sementara dalam soal bahasa, pertanyaan yang muncul seputar ejaan, tata bahasa, analogi dan instruksi sederhana. Melalui tes ini, perusahaan ingin mengetahui kemampuan calon pegawai dalam berkomunikasi. Anda harus benar-benar fit saat mengerjakan Tes IQ. Sebab, Anda butuh konsentrasi untuk menyelesaikan setiap soal mudah yang ada di depan mata. Kalau kondisi tubuh tidak sehat atau dalam pengaruh obat, Anda akan mengantuk dan bisa salah menjawab soal. Perusahaan akan menilai calon pegawai yang baik dari kepribadiannya. Perusahaan ingin tahu profesionalitas calon pegawai, kemampuan beradaptasi dan cara kerja dalam tim atau individu. Maka, mereka akan menyodorkan tes yang berisi 50-200 pertanyaan tentang perasaan, pikiran dan perilaku Anda dalam berbagai situasi baik di tempat kerja atau di luar kantor. Salah satu pertanyaan misalnya: apakah Anda lebih memilih menghadapi konflik atau menghindarinya? Tes ini penting untuk menunjukkan apakah diri Anda adalah orang yang cocok bekerja di perusahaan berdasarkan kepribadian dan cara kerja. Sebab, kepribadian Anda berpengaruh pada suasana kerja di dalam organisasi. Jika kepribadian Anda tidak sesuai dengan ritme kerja perusahaan, hal itu akan membuat situasi kerja yang sulit.

Latihan psikotes kemampuan Penalaran Logis ditujukan untuk mengukur dan mengevaluasi kemampuan berpikir logis, yaitu mencari kebenaran sesuai dengan fakta serta silogisme. Dalam hal ini, sesuai dengan informasi yang ada/diberikan. Dalam dunia kerja sangat diperlukan kemampuan tersebut, khususnya menghendaki adanya aktifitas yang mengutamakan kecakapan dalam berpikir logis dan metodis. 1. Kebanyakan burung dapat terbang. Burung unta adalah juga seekor burung. 2. Semua Mahasiswa ISTN lulus tepat pada waktunya. Sebagian Mahasiswa ISTN adalah Mahasiswa Program Perkuliahan Karyawan (P2K). Sebagian Mahasiswa ISTN adalah Mahasiswa Program Perkuliahan Karyawan (P2K). 3. Semua donor harus berbadan sehat. Sebagian orang yang bergolongan darah O dan menjadi donor darah berbadan sehat. Semua donor harus memiliki golongan darah O dan berbadan sehat. Semua donor darah yang memiliki golongan darah O harus berbadan sehat. Yang berbadan sehat adalah yang memiliki golongan darah O dan menjadi donor darah. 4. Di Jakarta telah banyak dibangun gedung bertingkat. Hotel-hotel dan pasar-pasar yang baru dibangun di negara kita banyak yang bertingkat. Pak Sarlito baru datang ke Jakarta dan tinggal di sebuah hotel. Pak Sarlito sudah merencanakan untuk melihat dari dekat gedung-gedung yang bertingkat. 5. Hanya jika berbakat dan bekerja keras, seorang atlet dapat sukses sebagai atlet profesional.

Jika seorang atlet tidak sukses sebagai atlet profesional, maka ia tidak berbakat. Jika seorang atlet tidak sukses sebagai atlet profesional, maka ia bukan pekerja keras. 6. Murid yang pandai dalam matematika lebih mudah belajar bahasa. Orang yang tinggal di negara asing lebih lancar berbicara dalam bahasa yang dipakai di negara tersebut. Tati lancar berbicara dalam bahasa Inggris. Mungkin Tati tidak pernah tinggal diluar negeri. Tidak mungkin Tati pernah tinggal di luar negeri. Tidak mungkin Tati pandai dalam matematik. Semua mahasiswa tidak lulus dengan predikat cum laude. Semua mahasiswa yang menjadi sarjana lulus dengan predikat cum laude. Beberapa mahasiswa yang menjadi sarjana lulus dengan predikat cum laude. 8. Pengurus koperasi seharusnya berjiwa sosial. Sebagian ketua rukun tetangga pernah menjadi pengurus koperasi. Ketua rukun tetangga itu selalu berjiwa sosial. Semua orang yang pernah menjadi ketua rukun tetangga itu pengurus koperasi. Sebagian ketua rukun tetangga seluruhnya berjiwa sosial. Semua pengurus koperasi berjiwa sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *