7 Contoh Soal Psikotes Dan Cara Menjawabnya Dengan Benar!

Helicopter, Low Flying, Flying, Aircraft

Psikotes adalah salah satu tahapan seleksi kerja yang sering dipakai untuk merekrut pegawai. Psikotes pada dasarnya bertujuan untuk mengerti kecenderungan sikap, kepribadian, minat, dan intelegensi seseorang. Hasil psikotes tersebut akan menjadi acuan untuk menentukan apakah seseorang memenuhi standar yang diinginkan perusahaan atau tidak. Ada beberapa jenis psikotes yang sering muncul ketika rekrutmen kerja. Beberapa di antaranya justru tidak mementingkan benar atau salah dalam menjawab karena mengarah pada aspek kepribadian manusia, selain inteligensi. Berikut adalah beberapa contoh soal psikotes dalam tahapan seleksi kerja dan juga bagaimana cara menjawabnya dengan benar. Simak yuk dibawah ini! Psikotes terdiri dari berbagai macam jenis, salah satu subkategori yang paling sering ditemui adalah tes kemampuan verbal yang terdiri dari sinonim (persamaan kata), antonim (lawan kata), analogi, dan korelasi makna. Tes ini ditujukan untuk mengetahui kemampuan seseorang dalam menghadapi berbagai macam situasi. Untuk menghadapi tes ini, kamu perlu mengingat berbagai macam perbendarahan kata dan artinya. Selain memperbanyak kosakata, kamu bisa menggunakan logika serta konsentrasi tinggi saat mengerjakannya. Tes Wartegg adalah salah satu tes kepribadian yang ditemukan oleh psikolog dari Jerman, Ehrig Martegg.

Tes ini bertujuan untuk mengetahui karakter seseorang, seperti kemampuan menyelesaikan masalah, keuletan, cara adaptasi, minat, dan lain sebagainya. Pada tes ini, kamu akan dihadapkan pada satu lembar kertas yang berisi 8 kotak dengan pola berbeda. Kemudian kamu diminta untuk melanjutkan satu pola tersebut menjadi sebuah gambar. Kuncinya adalah buatlah gambar dengan jelas dan sekreatif mungkin yang kamu bisa. Psikotes artimatika berhubungan dengan angka, di mana biasanya tes ini bertujuan untuk memahami pola hubungan angka. Deret angka dikerjakan melalui pola pembagian, perkalian, pengurangan, atau penambahan. Butuh daya fokus dan konsetrasi yang tinggi untuk mengerjakan soal angka pada psikotes ini. 8. Tips menghadapi soal deret angka adalah memperhatikan pola pengelompokan loncat, urutan, atau pengelompokan secara berurutan. Tes ini punya kesamaan dengan tes logika aritmatika, tetapi menggunakan gambar 2 dimensi maupun 3 dimensi. Kunci mengerjakan tes ini adalah dengan konsentrasi tinggi karena butuh daya nalar tinggi. Perhatikan betul pola yang tergambar, maka akan lebih mudah menemukan jawaban selanjutnya. Tes Pauli pada dasarnya sama dengan Tes Kraepelin yang bertujuan untuk mengetahui ketahanan kerja seseorang.

Cara mengerjakannya cukup dengan menambahkan dua angka dan menuliskan hasilnya di samping. Kunci untuk mengerjakan tes ini adalah dengan menjaga tempo agar tidak terlalu cepat ataupun lambat. Kamu juga perlu teliti dan menjawab dengan benar setiap jawaban meski dengan menambahkan angka saja. Draw a person (DAP) dan Draw a tree (DAT) adalah salah satu tes kepribadian yang bertujuan untuk mengetahui kepribadian seseorang berdasarkan gambar orang dan pohon yang telah digambar. Penilaiannya terdiri dari berbagai aspek, dari mulai garis yang dihasilkan sampai gambar secara keseluruhan yang tampak. Tips mengerjakan tes ini adalah gambarlah manusia atau pohon yang proporsional dan seimbang. Tes EPPS adalah tes pilihan pernyataan, di mana kamu diminta untuk memilih pernyataan dari yang paling menunjukkan siapa dirimu. Tes ini terdiri dari banyak pernyataan, namun cukup mudah karena kamu hanya tinggal memilih satu di antara dua pernyataan. Salah satu tes kepribadian ini akan memunculkan berbagai aspek psikologis yang tercermin dari pilihan jawaban yang mendeskripsikan kepribadian. Tips menjawab tes ini adalah dengan konsisten karena beberapa pertanyaan yang sama muncul di nomor berikutnya. Trik selanjutnya adalah pilihlah jawaban sesuai dengan peran yang ingin kamu ambil pada pekerjaanmu. Demikianlah contoh-contoh soal psikotes yang bisa kamu ketahui dalam tahapan seleksi kerja. Semoga bisa bermanfaat untuk kamu yang sedang membutuhkannya.

Sekarang orang telah menemukan bahwa semua orang eskimo mempunyai gigi yang baik. Latihan psikotes kemampuan Penalaran Logis ditujukan untuk mengukur dan mengevaluasi kemampuan berpikir logis, yaitu mencari kebenaran sesuai dengan fakta serta silogisme. Dalam hal ini, sesuai dengan informasi yang ada/diberikan. Dalam dunia kerja sangat diperlukan kemampuan tersebut, khususnya menghendaki adanya aktifitas yang mengutamakan kecakapan dalam berpikir logis dan metodis. Pilihlah satu jawaban paling tepat berdasarkan beberapa informasi singkat yang diberikan. Kemudian, kotak di depan nomor soal, diisi dengan huruf a, b, c, atau d sebagai pilihan jawaban anda. Kerjakan yang mudah terlebih dulu dengan cepat dan teliti. Waktu yang diberikan cukup lama, yaitu 50 menit. Bila waktunya sudah 50 menit, segera berhenti. Selanjutnya silakan klik “Lihat Hasilnya (Kunci Jawaban)”, dan anda akan mengetahui nilai/hasilnya, serta jawaban yang SALAH dan BENAR. Kebanyakan burung dapat terbang. Burung unta adalah juga seekor burung. Semua Mahasiswa ISTN lulus tepat pada waktunya. Sebagian Mahasiswa ISTN adalah Mahasiswa Program Perkuliahan Karyawan (P2K). Sebagian Mahasiswa ISTN adalah Mahasiswa Program Perkuliahan Karyawan (P2K). Semua donor harus berbadan sehat.

Sebagian orang yang bergolongan darah O dan menjadi donor darah berbadan sehat. Semua donor harus memiliki golongan darah O dan berbadan sehat. Semua donor darah yang memiliki golongan darah O harus berbadan sehat. Yang berbadan sehat adalah yang memiliki golongan darah O dan menjadi donor darah. Di Jakarta telah banyak dibangun gedung bertingkat. Hotel-hotel dan pasar-pasar yang baru dibangun di negara kita banyak yang bertingkat. Pak Sarlito baru datang ke Jakarta dan tinggal di sebuah hotel. Pak Sarlito sudah merencanakan untuk melihat dari dekat gedung-gedung yang bertingkat. Hanya jika berbakat dan bekerja keras, seorang atlet dapat sukses sebagai atlet profesional. Jika seorang atlet tidak sukses sebagai atlet profesional, maka ia tidak berbakat. Jika seorang atlet tidak sukses sebagai atlet profesional, maka ia bukan pekerja keras. Murid yang pandai dalam matematika lebih mudah belajar bahasa. Orang yang tinggal di negara asing lebih lancar berbicara dalam bahasa yang dipakai di negara tersebut. Tati lancar berbicara dalam bahasa Inggris. Mungkin Tati tidak pernah tinggal diluar negeri. Tidak mungkin Tati pernah tinggal di luar negeri. Tidak mungkin Tati pandai dalam matematik. Semua mahasiswa tidak lulus dengan predikat cum laude. Semua mahasiswa yang menjadi sarjana lulus dengan predikat cum laude.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *