Calon Komisioner KID Ikut Psikotes

Pilots, Flying School, Flyer, BriefingPANGKALPINANG – Calon komisioner Komisi Informasi Daerah (KID) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (23/9/2013) mengikuti psikotes. Kegiatan di Hotel Bangka City tersebut diikuti 22 calon komisioner yang lulus tes potensi akademik. Sebelum pelaksanaan psikotes, Arka’a Wakil Panitia Seleksi KID Bangka Belitung mengharapkan agar calon komisioner mengerjakan soal psikotes ini dengan baik dan benar. Kerjakan soal yang diketahui terlebih dahulu, sebab itu dapat menghemat dan mempercepat waktu pengisian soal. Lebih jauh Arka’a mengatakan, dengan mengikuti rangkaian tes rekrutmen komisioner ini, diharapkan nantinya dapat menghasilkan anggota komisioner yang berkompeten di bidangnya. Tentunya dalam bidang informasi dan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan informasi. Pernyataan senada disampaikan Marwan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia mengatakan, nilai tes potensi akademik peserta di atas standar. Sehingga tidak ada peserta yang gagal, dan semuanya berhak mengikuti psikotes. Usai mengikuti tes ini, peserta kembali mengikuti tes wawancara. Psikotes dan tes wawancara ini sebagai penentu calon komisioner untuk mengikuti fit and propertes oleh DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jika lembaga KID telah terbentuk, Marwan berharap komisionernya dapat melaksanakan tugas memfasilitasi dan menyelesaikan sengketa terkait persoalan informasi. Masih banyak masyarakat belum mengetahui informasi, padahal semestinya menjadi hak masyarakat untuk mengetahuinya. Sementara Jarot salah seorang tim psikotes menjelaskan, terdapat tiga item psikotes. Item pertama yakni kemampuan analisa, kedua kepribadian dan pola kerja. Sedangkan item ketiga mengenai sikap kerja, terutama jika menghadapi persoalan, dan kemampuan mengatasi stress. Adapun aspek penilaian sebanyak 15 poin.

Bila agan ingin melamar pekerjaan, biasanya agan akan melewati tes psikotes supaya perusahaan bisa mengetahui bagaimana kepribadian agan. Dari sana, akan dinilai seberapa besar kecocokan agan dengan pekerjaan yang agan ingin ambil. Nah, untuk itulah gan, dalam postingan ini ane mau berbagi cara lolos psikotes dari satu tes yang berdampak besar bagi penilaian kepribadian agan: yakni Baum Test atau Tes Menggambar Pohon. Dari postingan ini diharapkan agan bisa menganalisis, seperti apa kepribadian yang dibutuhkan untuk pekerjaan yang agan lamar. Tak ada salahnya bila agan mencoba menggambar pohon dahulu sebelum membaca analisis dibawah ini. Setelah itu, agan boleh mencocokan gambar agan dengan analisis dibawah. Semua tes menggambar membutuhkan garis yang tegas dari agan dan tidak terlihat terputus-putus. Ini untuk mengindikasi bahwa agan merupakan orang yang percaya diri. Semua perusahaan pasti menilai gambar dari sini dulu gan. Kalo gambar yang agan buat tidak tegas, tipis ataupun banyak garis putus seperti arsiran, biasanyan kepribadian agan sudah diprediksi nilainya akan berkurang drastis.

Ini Contoh Soal dan Tips Menjawab Soal Psikotest Biar Lulus …

https://www.cermati.com › Artikel dan Tips › Karir

29 Apr 2019 –

Ukuran pohon (dilihat dari kertas gambar agan) mengindikasikan kepercayadirian agan. D Paling tidak gambarlah sampai ukurannya memenuhi setengah kertas untuk menunjukkan bahwa agan percaya diri sanggup mengemban pekerjaan tersebut. Juga letak pohon keseluruhan usahakan ditengah kertas gan. Ini menunjukkan keseimbangan mental dan pribadi agan. Jangan sampe agan dikira bipolar gara-gara pohonnya terlalu miring. Batang Pohon Besar atau Kecil? Batang pohon bisa menunjukan agan orang yang aktif atau tidak. D Bila agan ingin melamar pekerjaan yang membutuhkan banyak gerak seperti sales, maintenance atau teknisi, ataupun di bidang research, haram bagi agan menggambar batang yang kecil! Sebab batang pohon kecil akan mengindikasikan bahwa agan tidak aktif dalam semangat bergerak. Semacam orang yang cepat letih saat bekerja. Ingat pula gan, jangan buat batang yang bercabang di tengah. Ini mengindikasikan bahwa agan rapuh, bahkan bisa mengindikasi agan terkena sejenis kelainan mental. Batang pohon bercabang seperti tersambar petir mengindikasikan mental yang kurang baik. Coba tengok gambar pohon agan.

Bila agan membelah untuk membuat gambaran tanah dan membuat akar pohon yang kuat di dalamnya, berarti agan mempunyai landasan pemikiran yang kuat terhadap hidup. Sebab akar pohon mengindikasikan realitas berpikir. Jadi bila agan menggambar pohon yang tidak mempunyai akar, berarti agan mempunyai eksklusifitas dalam hal berpikir. Apalagi bila agan menggambar akar yang mati. Dari sana bisa terlihat kalau pikiran agan sering kosong. Hal ini bisa mengindikasikan cara agan bersosialisasi dengan orang lain. D Agan harus berhati-hati saat menggambar ini. Cabang atau tangkai yang pendek dan sedikit menggambarkan kesulitan agan untuk bersosialisasi. Tapi bila agan menggambar cabang yang besar, malah bisa diindikasikan agan orang yang arogan yang sombong loh. Ada lagi yang lebih terperinci, misalnya ranting yang mati tak berdaun, berarti agan sedang berputus asa. Kemudian bila ranting atau tangkai agan runcing, berarti agan orang yang agresif. D Sedangkan cabang dan ranting yang sembarangan, menggambarkan bahwa agan orang yang memilih-milih dalam hal bergaul.

Coba lihat gambar agan. Gambar daun sedikit-banyak menggambarkan perasaan agan terhadap orang lain. Jadi, semakin detail, berarti agan bisa memperhatikan banyak aspek dalam pergaulan. Bahkan bila terlalu detail, berarti agan orang yang obsesif dan kasarnya maniak. Tetapi bila daun terlihat abstak, atau bahkan tidak ada, berarti perasaan agan sedang hampa. Untuk detail lainnya, yakni semakin runcing daun agan, berarti semakin agresif pula agan dalam masalah persaingan kerja. Ini terkadang bagus, tetapi bila pekerjaan agan terbilang susah naik pangkat, biasanya nilai agan akan dikurangi. Ada lagi bila agan menggambar daun yang jatuh. Berarti agan merupakan orang yang susah ditebak. Dekorasi Pohon Positif atau Negatif? Hati-hati saat menambah coretan di gambar pohon agan. Terkadang ini justru mengurangi nilai agan lho. Tapi ada juga sih yang bisa menambah nilai. Nih, contohnya lubang pada pohon, mengindikasi bahwa agan mempunyai trauma dan mudahnya lepas kontrol diri. Begitu juga dengan jenis daun yang jatuh seperti pohon willow, menggambarkan bahwa agan sedang depresi. Tetapi ada pula yang menambah nilai gan, misalnya buah yang melambangkan kebutuhan dirinya akan motivasi terhadap prestasi. Begitu pula buah yang melambangkan kebahagiaan. Hewan di pohon juga bisa menambah nilai, tergantung jenis binatang yang digambar. Gambarlah binatang yang menyenangkan gan, yang penting jangan gambar ular pokoknya gan. O Itu justru menggambarkan bahwa agan sedang merasa kesulitan.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *