Contoh Soal Psikotes Lengkap Dan Jawabannya

Software Psikotes slideshare - 웹Contoh Soal Psikotes untuk melamar kerja atau pun tes ujian sekolah dan perguruan tinggi, anda dituntut agar bisa mengerjakan soal-soal psikotes yang harus anda pelajari sebelum tes soal psikotes dilakukan. Bahkan untuk magang pun sekarang harus melalu soal psikotes dari perusahaan. Dalam artikel soal psikotes merupakan komponen kata yang memiliki pembahasan yang berbeda yaitu tips lulus psikotes dan contoh soal psikotes. Namun saya akan menggabungkannya, sehingga memudahkan Anda untuk memahami postingan ini, dan saya harap nantinya setelah Anda membaca artikel ini, Anda dapat menyiapkan diri sebelum mengerjakan soal psikotes sehingga kemungkinan anda lulus psikotes itu semakin besar. Berbeda dengan tes potensi akademik/TPA, contoh soal psikotes pada umumnya lebih cenderung kepada tes kepribadian jadi disini tidak ada yang namanya bodoh. Karena didalam penilaian psikotes bukan seperti penilaian saat kita mengerjakan soal waktu sekolah atau waktu kuliah dulu, akan tetapi yang menjadi penilaian dalam psikotes adalah sejauh mana kepribadian Anda dan kecocokan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Jadi bisa saja orang yang dulunya tidak begitu pintar dalam perkuliahan mengalahkan temannya yang pintar dalam psikotes ini. Sebelum saya memberikan contoh soal psikotes secara lengkap, saya akan memberikan sedikit tips untuk anda, agar bisa melewati soal-soal psikotes yang diberikan oleh petugas penguji.

Sebelum mengikuti psikotes anda harus cukup istirahat. Jangan tidur terlalu larut malam. Sempatkan diri anda untuk mengkonsumsi makanan sebelum mengikuti psikotes. Soalnya konsentrasi anda akan terganggu jika saat mengerjakan soal psikotes perut anda keroncongan. Pokoknya anda harus sehat secara fisik dan mental agar anda ‘siap tempur’. Sebagai bekal mengikuti psikotes, tes-tulis-psikotes latih otak anda dengan membaca-baca buku tentang contoh soal psikotes. Pelajari teknik mengerjakannya dengan baik. Bisa juga anda tanyakan ke teman anda yang pernah mengikuti psikotes. Dengarkan instruksi atau perintah mengerjakan soal dengan seksama. Perhatikan juga contoh-contoh soal psikotes yang diberikan. Jangan sekalipun mengabaikan instruksi, karena cara anda menjawab soal tergantung instruksi yang diberikan. Misalnya untuk soal menggambar, biasanya anda dilarang menggambar pohon kelapa dan pohon beringin. Maka turutilah instruksi tersebut. Jangan lupa, tuliskan nama anda dengan jelas di atas kertas jawaban. Biasanya disertai dengan tanggal dan nomor peserta. Karena ada juga loh yang lupa menuliskan nama saking semangatnya mengerjakan soal. Sekali anda lupa maka gugurlah anda.

Perhatikan jatah waktu yang diberikan untuk menyelesaikan soal psikotes. Jangan sampai anda terlambat mengerjakan dan menyelesaikan jawaban. Usahakan agar semua soal psikotes terjawab hingga waktu yang diberikan habis. Jika anda telah menyelesaikan jawaban, sementara waktu untuk mengerjakan masih tersisa, manfaatkan waktu anda untuk mengkoreksi jawaban anda. Pastikan bahwa jawaban yang anda berikan adalah jawaban yang paling tepat. Dalam contoh soal psikotes dikenal dengan beberapa jenis soal yang berbeda-beda. Ini dilakukan agar ujian masuk kerja/sekolah lebih kompleks dalam melihat kepribadian anda. Dibawah ini merupakan jenis soal psikotes yang disarikan dari google. Tes ini terdiri atas deret angka, yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan analisa anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu (dalam wujud deret angka) untuk kemudian memprediksikan hal-hal lain berdasarkan pola tersebut. Jangan terpaku pada deret hitung atau deret ukur perhitungan matematika saja yaitu jangan terpaku pada 3-4 angka terdepan dalam deret namun adakalanya anda melihat deret secara keseluruhan karena pola bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan maupun pengelompokan loncat. Ingat keterbatasan waktu. Jangan terlalu asik dan terpaku hanya pada sebuah soal yang penasaran ingin anda pecahkan, lompati ke soal berikutnya karena terkadang soal di bawahnya lebih mudah dipecahkan dibandingkan soal sebelumnya. Anda bisa melatih kemampuan anda ini dari buku-buku tes UMPTN/SPMB untuk materi deret hitung/deret ukur. Tes ini terdiri atas deret gambar baik 2 maupun 3 dimensi. Tipsnya: konsetrasi, hati-hati dan teliti. Karena bentuk-bentuk yang ditawarkan hampir serupa walau tak sama. Tes ini biasanya terdiri atas 40 soal yang berisi sinonim/antonim/analog suatu kata. Sistem penilaian dalam tes ini adalah kemampuan logika anda terhadap sebuah kondisi, untuk melihat sejauh mana anda memahami sebab-akibat suatu permasalahan. Tipsnya: Apabila anda bermasalah dengan konsentrasi dan logika, anda bisa mem-bypass-nya dengan menghafal soal dan jawaban. Karena soal yang diberikan relatif sama.

Pengerjaan soal psikotes model Adkudag V ini dibatasi oleh waktu, untuk itu, semakin cepat Anda mengerjakan soal per soal-nya maka semakin banyak soal yang dapat anda selesaikan yang otomatis memperbesar peluang Anda mendapatkan point/nilai yang semakin besar. Untuk lolos dan lancar dalam pengerjaan test ini, saya biasanya hanya membaca dan sedikit menghafalkan soal dan jawaban tersebut, semalam sebelum testing berlangsung. Karena pada dasarnya 40 soal ini tidak berubah dari tahun ke tahun. Apakah psikotes berdampak besar terhadap suatu pekerjaan yang digelutinya? Tujuan dari psikotes adalah untuk mengetahui potensi yang dimiliki calon pegawai agar sesuai dengan posisi/lowongan jabatan yang dibutuhkan perusahaan. Sebenarnya Divisi Human Resource Development (HRD) Perusahaan atau Tester sudah bisa membaca karakter dari calon pegawainya yang tercermin dari hasil psikotes, dan bisa memutuskan dimana posisi yang tepat untuk calon pegawainya tersebut. Misalnya, untuk lowongan posisi Marketing di sebuah Bank, HRD membutuhkan calon pegawai yang pandai berkomunikasi, menyukai tugas lapangan, dan bisa bekerja dengan target. Maka seorang calon pegawai dengan hasil psikotes yang menunjukan bahwa ia introvelt (tertutup) dan tidak bisa bekerja dalam tekanan tidak mungkin ditempatkan pada posisi tersebut. Dan jika dipaksakan maka ia akan menjadi pekerja yang tidak produktif. Adakah hubungan Antara Psikotes dan EQ/IQ seorang calon pegawai? Kalau Psikotes berupa soal cerita itu untuk mengukur apa? Psikotes berupa soal cerita biasanya disampaikan dalam 2 format yaitu jawaban tertulis dan jawaban lisan/verbal. Psikotes soal cerita dengan format jawab tertulis biasanya digunakan untuk menilai kemampuan analisa seorang calon pegawai terhadap suatu masalah. Sedangkan Psikotes soal cerita dengan format jawab lisan, yaitu pada sesi focus group discusion, digunakan untuk menilai kemampuannya sebagai seorang problem solver dan bagaimana ia mampu mengutarakannya dalam sebuah forum diskusi dengan baik. Untuk keperluan apa sajakah Psikotes tersebut?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *