Contoh Soal Psikotes Terbaru Beserta Jawaban Dan Penjelasannya

Bagi teman-teman yang ingin sukses dalam tes psikotes, maka pada kesempatan ini gue ingin berbagi soal psikotes yang lengkap dengan soal jawabanya. Selain itu soal-soal psikotes ini sangat bermanfaat juga bagi kamu yang ingin latihan sendiri untuk menguji seberapa tinggi ilmu Aritmatik, logika angka, logika gambar, logika formil, dan sebagainya yang telah kamu miliki. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa soal-soal psikotes yang bisa loe dapatkan secara gratis disini masih memiliki banyak keterbatasan, yaitu keterbatasan dalam jumlah soal. Di mana dalam psikotes ini kita harus menggambarkan sesuatu kepada penguji dengan syarat dan ketentuaan yang sesuai dengan penguji ajukan. Dimana dalam Psikotes ini kita di haruskan untuk menyelesaikan beberapa soal Aritmatik dasar selama beberapa menit. Dapat anda Download DISINI. 3. Contoh soal psikotes ANTONIM dan jawabanya. Dimana dalam Psikotes ini kita di haruskan memilih kata yang berlawanan dengan kata yang di berikan Misalnya kata “BESAR” ber-antonim “KECIL” tetapi dalam soal ini banyak di bahas tentang kata kata yang lebih intelektual misalnya saja IMIGRASI lawan katanya EMIGRASI. 4. Contoh soal psikotes SINONIM dan jawabanya. Tes ini merupakan kebalikan dari pada Antonim, yaitu persamaan kata dari kata yang di berikan. 5. Contoh soal psikotes KORAN dan jawabanya.

Dimana dalam Psikotes ini kita di haruskan untuk menyelesaikan angka acak dari 1 – 9 untuk dijumlahkan kesemuanya dengan benar. Tes ini biasanya lebih digunakan khusus untuk perusahaan atau instansi Keuangan. Diperlukan ketepatan dan kejelian dalam menyelesaikan soal ini. 6. Contoh soal psikotes DERET ANGKA dan jawabanya. Dimana dalam Psikotes ini kita di berikan sebuah deret – deret angka yang perlu untuk di selesaikan misalnya 2-7-3-6-4-? 5 kenapa angka ini adalah jawabanya karena di lihat dari polanya kita dapat melihat 2 yang berkelanjutan ke-7, lalu 3 yang berkelanjutan ke-6 maka 4 berkelanjutan ke-5. Ini hanya contoh simple dari soal psikotes deret. 7. Contoh soal psikotes LOGIKA ANGKA dan jawabannya. Y) – (Y – X) . 8. Contoh soal psikotes LOGIKA FORMIL dan jawabannya. Dimana dalam Psikotes ini kita di haruskan menjawab pertanyaan mengenai logika formil maksudnya adalah bahwa kita di berikan sebuah Fakta dan akibat. Semua orang indonesia berambut hitam, sementara Heri berambut merah. Heri bukan merupakan orang Indonesia. Sebenarnya masih banyak lagi bidang psikotes, contoh nya saja tes Ruang Bangun. Tetapi karena dalam konteks tes bekerja maka kami hanya menjelaskan beberapa tes yang umum di berikan.

Ya ga lama-lama banget lah. Selama arum interview gue ama si mas-mas yang dari UI itu. Ngobrol lah dikit-dikit. Nanya-nanya. Ternyata dia tadi udah diinterview sekalian sama user. Jadi dari interview HRD langsung ke user. Ga kayak gue yang kepotong-potong antara tes tulis, interview HRD, sama interview user, haha. Beres si arum, kita bertiga dianggurin di ruang tes tulis tadi. Sampe akhirnya Pak Aldy nyamperin, nyuruh kita buat makan siang dulu atau ngapain dulu, balik lagi jam 1an. Bingung mau kemana akhirnya kita cuman solat doang, itu juga solatnya numpang di gedung kompas tv. Beres solat langsung naik lagi. Ternyata jam 1nya masih ada tes lagi saudara-sodara sebangsa dan setanah air! Dan itu psikotes. Bayangin aja psikotes di siang bolong. Nikmatnya duniaaaaa, hmm. Ya kayak soal psikotes pada umumnya lah. Tetep ada tes kepribadian, sama gambar! Huft gambar deui, gambar deui. Susah bener gue ini disuruh gambar. Biasa ada wartegg test, gambar orang, gambar pohon sama pauli eh kraepelin. Eh pauli deng kayaknya, eh kraepelin mah kemaren, haha, waktunya sejam.

Beres psikotes baru deh boleh balik. Dari situ gue ngabarin Sandi yang katanya mau jemput gue. Tumben bae bener nih orang. Ternyata bener aja ada maunya. Dia anter gue ke terminal, tapi dia nitip barang buat dibawa ke Bandung, hmm, udah tau gue, kalo Sandi lagi baik pasti ada maunya. Gue balik dari Jakarta udah sore. Udah mau maghrib gitu. Nyampe Bandung udah jam 9 lewat. Waktu itu dijemput Azzah di Alfamart deket tol Buah Batu. Nyampe kosan udah hampir jam 10. Langsung tepar gue. Jeng-jeng.. ada email masuk buat tes NET. Presenter Academy. Baru nyampe Bandung semalemnya, besoknya kudu cabut lagi ke Jakarta. Indahnya cari gaweeeee. Untung masih stay di Bandung. Kalo udah stay di Banjarnegara lebih rempong lagi kayaknya gue bolak-baliknya yaa. Ongkos cuy, pengen nangis kalo inget mah. Buat yang NET. Presenter Academy gue berangkat paginya, kaga pake nginep-nginepan, haha. Tapi baliknya akhirnya nginep di kosan Desi, temen gue dari SMP yang kuliahnya di STIS. Banyak ya tempat nginep gue kalo di Jakarta, haha. Makasih loh udah mau gue repotin. Eh iya cerita yang tes NET. Presenter Academy di Part selanjutnya aja ya. Tanggalnya deket-deketan sih, jadi bingung, haha. Wah, Alhamdulillah ya, akhirnya ada yang nerima gue, terharu loh. Dari situ gue persiapin kelengkapan buat masuk. Karna banyak banget persyaratannya. Kudu dicicil biar beres. Untungnya masih agak lama. Ya yang ngirim email itu. Beliau nelpon buat keperluan email kantor buat gue sama password telepon juga. Udah dikasih hari itu juga. Jadi tanggal 1 Februarinya gue tinggal masuk. Dan sampe tanggal 26 Januari dataaaang. Jeng..jeng.. Apa yang terjadi? Nanti ya, gue ceritain part yang buat NET. Presenter Academy dulu, baru deh.

Atau menggunakan sepatu sandal, meskipun sedang mode. Kerapian dan kesopanan berpakaian juga dipertimbangkan. Misalnya, tidak mengenakan kemeja yang lengan panjangnya dilipat, atau hanya mengenakan kaus, Contoh Soal Psikotes yang Sering Diberikan Perusahaan atau kemeja tidak dimasukkan. Sikap pun memberikan nilai penting. Yang dimaksud dengan sikap ialah bagaimana si calon karyawan dapat menempatkan diri pada posisi yang tepat. Sebaiknya bersikap wajar saja, tidak dibuat-buat, tetapi juga tidak tegang atau gugup. Selain itu, biasanya dinilai pula kesopanan yang sesuai dengan norma. Misalnya, tidak tampak menjilat, mengetuk pintu bila akan masuk ruangan, atau kalau belum dipersilakan duduk, ya, jangan duduk dulu. Dalam menjawab pertanyaan tidak bertele-tele, langsung pada inti masalah. Kemudian menjawab secara jujur, tidak perlu ditutup-tutupi. Misalnya, pernah tidak naik kelas atau pernah gagal pada tes di perusahaan lain. Selain itu, dalam menjawab tidak usah menggurui, meskipun si calon sudah memiliki pendidikan yang cukup tinggi, pengalaman cukup banyak, atau dari segi usia lebih tua daripada si pewawancara. Jangan pula menjawab dengan sombong, misalnya mengaku sebagai atlet yang sudah keliling ke banyak negara dan memiliki segudang prestasi. Bangga boleh-boleh saja, tetapi kalau hasil psikologi tertulisnya kurang baik, tetap saja tidak lulus. Yang tidak kalah penting, tidak usah bertanya. Meski merasa optimistis dengan hasil tes tulis dan merasa bisa mengerjakan, calon tidak perlu bertanya mengenai hasilnya. Pada dasarnya wawancara adalah tes juga sehingga hal ini akan mempengaruhi penilaian. Selain itu, situasi yang dihadapi saat itu adalah situasi tes, bukan konsultasi psikologi. Pertimbangkan pula banyak calon lain yang menunggu. F: Feeling. Tentang apa yang dirasakan oleh orang itu. Ditanyakan minatnya, gambaran pekerjaan, apakah juga sudah terbayang. A: Action. Mengenai tindakan-tindakan apa yang telah dilakukan. C: Condition. Kondisi/situasi/keadaan di mana kejadian itu berlangsung. T: Thinking. Mengenai apa yang dipikirkan atau yang diinginkan oleh orang pada saat itu.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *