Contoh Soal Psikotest Beserta Jawabannya

Jakarta – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar Pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Nasional 2018. Acara ini digelar sebagai wujud perhatian pemerintah kepada awak kendaraan angkutan umum yang memiliki peran vital dalam peningkatan keselamatan transportasi jalan. Acara yang digelar mulai 24-26 September 2018 dengan fokus lokasi di Hotel Lorin Sentul, Bogor ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari pengemudi angkutan umum, seperti angkot, bus antarkota, taksi, travel, juga truk angkutan barang. Peserta yang hadir merupakan juara yang mewakili daerah-daerah di provinsinya masing-masing, yang sebelumnya telah dilakukan proses seleksi. Sebelum ditentukan yang terpilih menjadi Abdi Yasa Teladan Nasional, para peserta diajak mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari pembekalan dalam hal keselamatan berkendara, hingga berkunjung ke berbagai lokasi yang berhubungan dengan keselamatan berkendara. Pada kesempatan ini, Risal juga berharap peserta yang hadir bisa bangga dengan profesinya sebagai pengemudi. Menurutnya tugas pengemudi mulia, karena bukan hanya mengantarkan penumpangnya ke tujuan, namun juga dengan keadaan selamat. Lebih lanjut, melalui acara ini Risal berharap para peserta bisa menyampaikan ilmu yang didapat kepada rekan-rekan di daerahnya masing-masing.

Pengangkatan dan Pemberhentian Dewan Pengawas dan Komisaris BUMD_ (Permendagri No. 37 Tahun 2018)Contoh : Apa sinonim dari “ARISTOKRAT”? Kita harus mengetahui dulu arti dari kata “Aristokrat” sebelum memilih jawaban. Setelah yakin, silakan pilih. Jawaban yang tepat tentu saja “Bangsawan”. Contoh soal psikotes di buku-buku menunjukkan tidak hanya sinonim dalam bahasa Indonesia saja yang diujikan, kadangada juga bahasa asing. Contoh : Tentukan sinonim dari “ENMITY”! Untuk menentukan jawaban dari contoh soal psikotes di atas, kembali pahami arti kata yang ditanyakan sehingga didapat jawaban: “Permusuhan”. Antonim adalah dua kata atau lebih yang bermakna bertolak belakang atau saling berlawanan. Teknisnya sama saja dengan soal-soal sinonim. Hanya saja, memang dibutuhkan ketelitian peserta tes agar tidak salah menjawab. Banyak mempelajari contoh soal psikotes akan sangat berguna. Temukan lebih dulu arti kata “Sporadis”. Ternyata, kata itu bermakna sesekali, sewaktu-waktu, kadang. Dalam tes ini, peserta biasanya diminta untuk mencari padanan atau persamaan yang menghubungkan kata. Tes ini dilakukan dengan tujuan untuk mengukur kemampuan peserta dalam memahami makna yang tersirat dalam satu kata.

Banyak yang beranggapan kalau tes analogi ini cukup sulit meski sudah mempelajari contoh soal psikotes. Kunci untuk mengerjakan soal analogi ini adalah mempunyai daya nalar yang baik untuk mengetahui hubungan kata yang tepat. Contoh soal psikotes berikut mungkin bisa dijadikan sebagai acuan. Dari contoh soal psikotes di atas didapat simpulan bahwa jawaban yang tepat adalah Gelang : Tangan. Perhatikan lagi soalnya, cincin dipakai di jari, sama artinya dengan gelang dipakai di tangan. Sesuai judulnya, sudah pasti bagian ini berisi soal-soal matematika mulai dari yang sederhana hingga yang cukup membuat kening berkerut. Soal yang disajikan meliputi soal matematika dasar, tes aritmatika, tes perbandingan, serta tes barisan angka dan huruf. Misalnya saja tes aritmatika. Tes ini disebut juga tes berhitung yang bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta untuk berhitung bilangan. Peserta tes psikologi tentu saja harus menguasai penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, akar, serta perpangkatan. Dengan banyak berlatih mengerjakan contoh soal psikotes, tentu kita akan mengetahui polanya.

Matematika adalah ilmu pasti. Matematika sebenarnya sudah tertebak sejak awal. Bagaimana dengan tes perbandingan? Contoh tes psikologi di buku sudah menjelaskan kalau tes perbandingan digunakan untuk menilai kemampuan peserta dalam membandingkan dua atau lebih kuantitas. Perbandingan yang dimaksud dapat berupa perbandingan dua bilangan atau dua ukuran. Kemampuan peserta dalam mengatasi operasi hitung dan aljabar sangat diperlukan di sini. Dengan demikian, peserta harus banyak berlatih. Latihan ini dilakukan agar benar-benar menguasai soal-soal yang akan dihadapi nanti. Masih di bagian matematika, ada tes barisan angka dan huruf yang bisa dikerjakan dengan memperhatikan polanya. Dengan memperhatikan pola yang ada, menjadi lebih mudah bagi kita untuk menyelesaikan soal. Sekali lagi, berlatih contoh soal psikotes sesering mungkin akan sangat membantu. Kita akan mengetahui dan hafal pola rumusan soal. Logika matematis akan membahas tentang logika proposisi. Maksudnya adalah sebuah kalimat deklaratif yang mempunyai tepat satu nilai kebenaran, entah itu benar atau salah. Peserta harus jeli memahami kalimat agar tidak salah menangkap makna yang ingin disampaikan. Perhatikan contoh berikut ini. Produksi teh kita tahun ini meningkat, tapi kualitasnya menurun.

Pelajari Trik Hadapi 10 Bentuk Psikotes Ini, Seleksi Kerja …

https://www.hipwee.com › sukses › pelajari-trik-hadapi-10-bentuk-psikotes…

Tes psikologi atau lebih sering disebut tes psikotes sering digunakan dalam tahap seleksi perekrutan karyawan di banyak perusahan. Berbeda dengan tes …

Jawaban yang paling tepat dari contoh di atas adalah c. Tes psikologi biasanya dilengkapi dengan tes visualisasi spasial. Tujuan tes ini adalah sebagai alat pengukur kecerdasan spasial atau kecerdasan menganalisis ruang. Di sini peserta harus benar-benar teliti dalam mengamati gambar. Jangan mudah terkecoh pada gambar yang sekilas tampak mirip padahal ternyata tidak sama. Demikian juga saat berhadapan dengan tes pencerminan dan rotasi serta konstruksi bangun ruang. Sementara, saat mengerjakan tes gambaran umum, peserta harus mampu melihat keterkaitan antara gambar yang ada. Dari penjelasan di atas semakin terlihat kalau calon peserta harus banyak berlatih mengerjakan contoh soal psikotes. Dengan demikian, peserta tidak akan gugup lagi ketika harus berhadapan dengan soal sesungguhnya. Menghadapi psikotes tentu bukan perkara mudah. Butuh persiapan mental yang cukup matang selain latihan yang cukup. Dengan berlatih mengerjakan soal yang ada di buku, calon peserta menjadi lebih terbiasa dengan soal yang beragam. Jika latihan sudah cukup, biasanya akan berpengaruh kepada rasa percaya diri calon peserta.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *