Tips Dan Trick Mengerjakan Soal Ujian Psikotes, Wartegg, Dan Psikologi

Stunt Plane, Air Show, Vintage AircraftKumpulan tips dan trick mengerjakan soal ujian psikotes, tes gambar wartegg, dan psikologi. Tips dan trick mengerjakan soal ujian psikotes, wartegg dan psikologi bisa anda gunakan saat menghadapi tes-tes tersebut biasanya pada proses seleksi penerimaan mahasiswa, seleksi beasiswa, maupun juga prosese rekrutmen untuk mencari pekerjaan. Tips psikotes yang paling mendasar, sebelum anda menghadapi psikotes tersebut maka lebih baik anda harus menenangkan diri dan pikiran. Jangan terlalu tertekan karena saat melaksanakan psikotes anda akan mendapatkan lebih banyak tekanan. Trick psikotes yang selanjutnya adalah persiapan dengan mengerjakan soal-soal latihan pada H-2 bulan sampai dengan H-1 minggu, sisakan waktu sekitar H-3 hari untuk menenangkan diri. Selain itu, trick mengerjakan soal-soal ujian psikotes yakni memperluas wawasan dan mengenal berbagai istilah-istilah yang terkadang di luar pikiran. Sedangkan trick wartegg atau tes gambar dengan delapan kotak yang terisi hanya beberapa bentuk kecil, dan dari situ anda akan diminta untuk membuat gambar dengan mengembangkan pola tersebut. Trick gambar wartegg dalam mengerjakannya sebenarnya yang terpenting adalah memahami gambar yang diinginkan dari pola dasar yang diberikan. Dengan pola-pola dasar yang ada pada setiap kotak tersebut, dari alam bawah sadar anda akan dirangsang untuk berimajinasi. Berikut ini saya berikan trick gambar wartegg dalam bentuk gambar langsung.

imageBaca juga artikel tentang kumpulan kata bijak terbaik dan terbaru 2013 di artikel lain dalam blog ini. Jika Anda seorang pria, jangan mulai dari nomor 5 karena jika Anda mulai dari nomor 5, berarti Anda memiliki kelainan seksual. Mulai dari gambar yang paling mudah diselesaikan oleh Anda. Penomoran gambar tidak terlalu urut (1,2,3,4,5,6,7,8), atau tidak begitu acak. Jika perintah terlalu urut, Anda berarti orang yang kaku, jika terlalu acak berarti Anda tidak dapat mengikuti aturan. Untuk nomor baris (3,4,5,6) gambarlah benda mati dan bersifat maskulin. Untuk nomor 1,2, 7,8 gambarlah makhluk hidup dan bentuk-bentuk menunjukkan sifat feminin. Berikan nama untuk masing-masing gambar di bagian kertas yang kosong. Kotak 2: Bentuk S terbalik menggambarkan kebebasan, menggelepar Gambarlah burung terbang. Kotak 3: Baris ketiga menunjukkan kemauan dan tekad untuk selalu memperbaiki diri. Gambarlah pagar, tangga, tiang listrik, dsb. Kotak 4: kotak hitam kecil di sudut kanan atas, menunjukkan konstruksi yang kuat Gambarlah bangunan, atau konstruksi beton, dll yang menunjukkan kekuatan. Kotak 5: Dua garis di sudut kiri bawah, menunjukkan bagaimana ketepatan pemecahan masalah Gambarlah objek yang kompleks, cepat, tepat, seperti balap motor atau mobil. Kotak 6: Dua garis membentuk segi empat Menunjukkan kesederhanaan tapi tetap menyuguhkan realitas. Gambarlah kamera, televisi, komputer. Kotak 7: Titik kurva Menunjukkan garis yang tidak dapat diproses secara sembarangan, harus diperlakukan dengan hati-hati. Kotak 8: Garis melengkung menunjukkan kebesaran, kebijaksanaan. Gambarlah makhluk hidup yang besar dan menunjukkan kewibawaan, seperti gajah.

Dan usahakan detail gambar tetap diperhatikan seperti telinga, mata, hidung, dan mulut. Jenis tes yang kelima ini biasanya disebut tes EPPS, atau tes pauli dimana fungsi dari tes ini yakni menunjukkan jati diri dan kepribadian seseorang secara lebih detail. Tes ini terdiri dari 225 nomor soal, yang di dalam masing-masing soal hanya terdapat dua pilihan jawaban seperti A atau B. Pilihan yang kamu pilih biasanya menunjukkan atau sesuai dengan kepribadian kamu. Perlu diingat, semua soal harus kamu jawab walaupun diantara pilihan itu tidak menunjukkan diri kamu yang sebenarnya. Karena dalam tes ini tidak ada jawaban yang benar atau salah, melainkan setiap jawaban akan menunjukkan kepribadian kamu yang sebenarnya. Tujuannya sendiri, tes EPPS yakni untuk bisa menyaring orang-orang yang memiliki kepribadian sesuai dan pastinya diharapkan perusahaan itu sendiri. Kunci pengerjaannya pun hanya ada satu yakni, jangan pernah bohongi diri kamu sendiri dalam kata lain bersikaplah jujur dan apa adanya walaupun itu menuntut kamu menunjukkan kekurangan diri sendiri.

Beberapa kali pilihan akan diulang pada nomer yang di acak tentunya, dan disitulah ujian kejujuranmu akan terlihat. Tes yang satu ini terdiri dari gugusan angka yang tersusun membujur atau dari atas ke bawah dalam bentuk lajur. Biasanya kamu akan diminta untuk menambahkan atau menjumlahkan dua angka dengan waktu yang telah ditentukan untuk setiap kolomnya. Tes ini memiliki fungsi untuk menilai tingkat ketahanan, konsistensi, ketelitian, sikap terhadap tekanan, penyesuaian diri, dan juga kecepatan mengerjakan pekerjaan. Jangan pernah kamu melakukan cheating waktu maupun hasil dari penjumlahan. Jika kamu sampai melakukannya, itu akan membuat kamu merugi. Selain waktu pengerjaanmu akan terbuang, hal ini juga membuat grafik penjumlahanmu tidak alami. Diwajibkan menggunakan pensil biasa atau pulpen dibandingkan jika kamu menggunakan pensil mekanis. Karena di saat ujung pensil mekanis tersebut habis, tentunya kamu akan membutuhkan waktu sepersekian detik untuk me-reloadnya. Memang tidak seberapa jika hanya sekali, namun jika berkali-kali tentunya kalkulasi waktu yang terbuang akan terlihat banyak.

Yang terakhir dan yang paling penting yakni selalu berkonsentrasi. Di awal pengerjaannya mungkin kamu akan bisa menjaga konsentrasi, namun biasanya pada pertengahan atau menjelang akhir tes konsentrasi akan mulai menurun. Usahakan selalu kendalikan dirimu dalam menghemat tenaga, sehingga konsentrasi akan stabil hingga akhir tes. Terdapat 12 soal dengan kombinasi deret angka dan juga deret bentuk. Antara soal yang satu dengan yang lain terkadang akan saling berhubungan. Fungsinya tes ini yakni mengukur kemampuan daya tangkap kamu dalam melaksanakan dan menerima perintah atau instruksi, cepat atau lambat. Selalu fokuskan konsentrasi kamu pada perkataan narator, selain karena waktu yang terbatas narator pun tidak akan pernah mengulang instruksinya. Satu hal lagi, Panjaitan sabar dalam menjawab. Jangan pernah memotong narator memberikan instruksi dan jangan terburu-buru untuk menjawabnya. Dari beberapa tips pengerjaan soal psikotes diatas ada satu hal lagi yang perlu kamu ketahui. Yakni Learning By Doing, ya belajar dari apa yang pernah kamu lakukan. Yang berarti dalam hal ini, belajarlah dari pengalaman kamu sebelumnya dalam menghadapi ujian psikotes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *