Trik Jitu Lulus Psikotes Pauli

Aircraft, Engine, Passengers, TurbineBagaimana cara mendapatkan skor psikotes yang bagus? Beberapa waktu yang lalu saya dikunjungi oleh tetangga saya. Ia datang dengan penampilan dan gaya ala militer. Dari perbincangan kami, saya mendapatkan informasi bahwa ia sedang mengikuti seleksi penerimaan prajurit TNI (Tentara Nasional Indonesia). Namun kedatangannya kali ini bertujuan untuk meminta bantuan mengenai psikotes. Ia bertanya tentang trik jitu lulus psikotes pauli atau bagaimana cara mengerjakan tes koran atau tes pauli agar memiliki skor yang tinggi. Awalnya saya sempat bingung mengenai skor tes pauli yang bagus. Karena setahu saya psikotes tidak memiliki skor bagus atau buruk yang mutlak. Bagus atau buruknya hasil psikotes itu disesuaikan dengan syarat atau kriteria yang dibutuhkan oleh sebuah instansi. Berikut percakapan singkat kami. A : Mas, tolong ajarin dong cara mengisi tes koran supaya dapat nilai yang bagus. B : ngajarin gimana dek? Nanti sebelum tes kan ada instruksinya, ikuti saja. A : bukan maksudnya supaya aku dapat nilai yang tinggi di tes ini, soalnya udah berapa kali ikut latihan tes ini hasilnya jelek terus.

A : Mas kan dari psikologi mungkin lebih tahu cara agar dapat skor yang bagus. B : Begini dek, psikotes itu sebenarnya tidak memiliki nilai bagus atau buruk. Kemungkinan hasilnya adalah sesuai atau tidak sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Jadi kalau ditanya cara dapat nilai bagus, jujur saya bingung. A : Oh begitu. Kalau begitu bagaimana mas biar hasil tes saya sesuai dengan kriteria? Bagaimana agar hasil tes koran atau tes pauli sesuai kriteria? Ini pertanyaan yang tidak bisa dijawab dengan singkat karena butuh informasi lengkap untuk menjawab pertanyaan itu. Tes pauli atau tes koran merupakan tes yang cukup unik. Alat tes ini terdiri dari secarik kertas yang lebarnya kira-kira seperti koran, sehingga tak jarang orang awam menyebutnya dengan tes koran. Pada kertas tersebut terdapat deretan angka yang tercetak pada kedua belah sisinya (bolak-balik). Sebelum menjelaskan trik untuk mengerjakannya, hal wajib yang perlu diketahui adalah tujuan dari tes ini. Secara umum tes ini berfungsi untuk mengukur daya tahan seseorang dalam bekerja. Selanjutnya adalah kriteria calon kandidat yang diinginkan oleh sebuah instansi.

Melihat penampilan teman saya tersebut, sekilas saya dapat mengatakan bahwa ia memiliki motivasi yang cukup tinggi untuk menjadi seorang tentara. Karena jika seseorang memiliki motivasi untuk menjadi sesuatu, maka ia cenderung mengubah atau membentuk dirinya seperti itu. Namun Dari penampilannya dan gayanya yang mirip militer tersebut, tidaklah cukup jika bagian dalamnya tidak dibentuk juga. Perlu 100% untuk lolos tes tentara atau pekerjaan lain yaitu 50% bagian luar (penampilan atau keahlian) dan 50% lagi bagian dalam (mental, keperibadian, pola pikir, dll). Sekedar informasi bahwa psikotes digunakan untuk melihat bagian dalam manusia yang sulit dilihat dengan sekilas. Lalu, apa trik jitu lulus psikotes pauli ? Well, mari kita bahas berurutan. Sebelumnya saya sudah menjelaskan fungsi dari tes ini secara umum. Kemudian selanjutnya yang paling penting adalah kita harus mengetahui kriteria yang diinginkan sebuah perusahaan atau instansi. Mengapa hal ini penting? Karena hasil tes ini hanya menunjukan sesuai atau tidak sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Bagaimana sih kriteria tentara itu?

Seperti yang kita lihat sehari-hari, seorang prajurit TNI itu tentunya pantang menyerah, tegas, bertanggung jawab dengan pekerjaannya, berani mengambil resiko dalam menjalankan tugas, dll. Untuk mendapatkan kriteria itu saya menyarankan melihat di website official TNI. Kriteria seperti itu kan dapat dibentuk saat pendidikan tentara nanti? Ya betul sekali, namun yang namanya seleksi pasti akan memilih yang terbaik (best of the best). Lebih baik memilih yang telah siap dibentuk daripada harus memilih individu yang belum memiliki persiapan. Setelah mengetahui beberapa hal penting di atas selanjutnya adalah trik lolos psikotes tersebut. Triknya sangat sederhana yaitu memiliki seluruh kriteria di atas. Bagaimana cara membentuk diri agar sesuai kriteria? Kan belum jadi tentara. Tidak perlu menjadi tentara atau karyawan tertentu untuk memiliki kriteria tersebut. Anda cukup membentuknya dengan kegiatan anda sehari-hari. Saya tidak akan menjabarkan secara rinci disini karena saya sedang menyusun ebook kiat-kiat sukes psikotes yang mungkin akan saya berikan gratis. Namun saya akan menjelaskan secara umumnya saja. Kegiatan sehari-hari yang dapat membentuk diri kita sesuai kriteria yang diinginkan, misalnya : (bagi yang belum bekerja) adalah membantu orang tua mengerjakan pekerjaan rumah.

Anda bisa mengerjakan pekerjaan yang sering dilakukan oleh orang tua anda misalnya mengepel, mencuci piring,dll. Namun anda harus memiliki target waktu, jika hari ini anda menyelesaikan seluruh pekerjaan anda dengan rentang waktu 3 jam. Maka esok hari anda harus menargetkan bisa menyelesaikannya lebih cepat dari hari ini, misalnya jadi 2,5 jam dan begitu seterusnya. Tidak perlu target yang ekstrim atau tinggi, sedikit-sedikit saja tapi pasti. Untuk yang telah bekerja dapat mencoba dengan mengerjakan rutinitas di kantor dengan target waktu tertentu seperti di atas. Namun perlu diingat bahwa semakin kecil rentang waktu anda maka daya tahan anda semakin goyah dan memberikan dampak stres bagi anda. Semakin baik anda melatih diri anda maka semakin baik pula daya tahan anda terhadap pekerjaan yang memiliki tingkat stres yang tinggi. Perlu diketahui bahwa setiap perusahaan atau instansi sangat tertarik merekrut individu yang memiliki daya tahan bekerja yang bagus. Mengapa saya harus melakukan hal itu? Kan gak ada hubungannya dengan tes. Secara langsung memang tidak memiliki hubungan namun hasilnya akan berdampak pada tes yang anda kerjakan. Bayangkan selama satu jam anda harus melihat deretan angka kemudian menjumlahkannya satu persatu.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *